Sunday, February 15, 2009

dugaan kah ini.........

tepat jam 4.45 kami semua dapat bertemunya.... sedih, pedih dan tersiksanya kami melihat dia sedemikian rupa... airmata yang bergenang tidak dapat di tahan lalu berderailah ia... jasad yang selama ini begitu sihat kini seperti mayat hidup... tatkala mendengar suaranya, merayu padaku mengatakan dia tidak bersalah, aku rasa seperti di himpap batu... aku tahu dia tidak lakukan semua itu.. tiada kata yang dapat ku lafazkan padanya.. aku hanya meminta agar dia bersabar.. sementara kami di sini melakukan segala-galanya yang terdaya...

kini apa yang mampu kami lakukan lagi.. hanya berdoa dan terus berdoa.. mungkinkan ini balasan tuhan pada ku kerana aku leka.. aku lalai menjadi hambaNya..
amarah aku pada lelaki durjana itu, tidak dapat ku tahan lagi.. ingin aku memijak-mijak kepala nya biar tersembul kedua biji mata itu... ingin aku mencincang-cincang badannya agar dapat dagingnya di makan gagak2 yang rakus... ingin aku patah-patahkan kakinya agar dapat ku campak ke bara api.. sanggup dia melakukan itu pada darah daging ku ini...
namun aku tak kan terdaya melakukan itu semua... aku hanya manusia biasa, yang amarah nya hanya di mulut.. akal dan iman aku masih di jiwa.. aku redha dengan ketentuan yang maha esa.... namun penyesalan di dalam hati tidak dapat aku tanggungi.. alangkah baiknya jika aku dapat menyedarinya dari awal.... mungkin semua ini tidak akan terjadi....... mungkin dia masih bersama ku menemani aku di malam hari, tatkala aku sunyi... mungkin dia masih bersama ku mendengar keluh kesah ku........
Ya Allah... aku mohon padamu.. kalau boleh ditukarkan aku di tempatnya aku sanggup... aku sanggup merasai apa yang dia rasai...sakit jasadnya, sakit lagi jasadku ini... dia terlalu muda untuk menghadapi semua ini...
Ya Allah.. aku mohon padamu... lindungi lah dia di sana... jauhi lah dia dari manusia2 durjana... kuatkan lah hati dan semangat nya....
Ya Allah.. permudahkan lah urusan kami semua di sini... lindungi lah kami.. berkati lah kami....